Jump to content

apip888888

Members
  • Content count

    6
  • Joined

  • Last visited

  1. Kabar mengenai keinginan Mats Hummels berseragam Bayern Munich membuat gempar banyak pihak. Namun, Chief-Executive Bayern Karl-Heinz Rummenigge memberikan klarifikasi mengenai kabar tersebut. Menurut Rummenigge, ada kesalahpahaman yang terjadi mengenai kabar Hummels ke Bayern. Menurutnya, Hummels tidaklah menawarkan diri untuk bermain bersama Bayern, melainkan Bayern yang coba merayu sang bek untuk meninggalkan Dortmund. Rummenigge menambahkan, Hummels sendiri hingga kini tidak berbicara apapun kepada pihak Bayern. Menurutnya, akan sangat ofensif jika memang Hummels yang melakukan hal itu terlebih dulu. “Mungkin Uli (Hoeness) tidak sepenuhnya mengerti dengan baik. Kami yang mengetuk pintu, bukan dia yang mengetuk pintu kami,” ujar Rummenige seperti dikutip dari Goal, Minggu (1/5/2016). “Mats tidak melakukan hal yang ekstrim kepada kami, tetapi kami yang menanyakannya apakah dia bisa membayangkan jika berseragam Bayern,” tambahnya.
  2. n Arema Cronus mematok hasil sempurna ketika menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Kanjuruhan, Minggu (1/5/2016). Kemenangan dianggap krusial di laga pertama sebagai suplemen untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Untuk memuluskan langkahnya, opsi pertama tuan rumah adalah membatasi gerak pemain Persiba. Serangan balik yang diprediksi menjadi andalan tim berjuluk Beruang Madu, coba ditangkal pemain-pemain belakang Arema. Milomir Seslija, Pelatih Arema Cronus, mengakui Persiba membawa potensi ancaman lewat counter attack. Dirinya menginginkan pemainnya sabar dan konsentrasi dalam menghadapi setiap tekanan lawan, agar tidak sampai kebobolan. "Persiba kemungkinan akan memanfaatkan serangan balik cepat untuk mengejutkan Arema. Jadi pemain harus siap dengan segala kemungkinan. Saya memiliki pemain berkualitas, jadi tidak ada masalah dengan itu," sebut Milo. Tidak banyak strategi yang diumbar pelatih asal Bosnia ini. Dia hanya mengatakan akan mencadangkan striker Gustavo Giron karena baru tiba dari Australia pada Jumat (29/4) malam. Dia memulai laga dari bangku cadangan agar memahani taktik Arema. "Kondisinya (Giron) tidak jelek. Tapi dia terlebih dulu harus melihat bagaimana cara kami bermain. Itu akan memudahkan dia untuk mengetahui apa yang nanti dilakukan ketika turun ke lapangan. Pemain lainnya semua siap," demikian Milomir Seslija. Diprediksi Arema nanti bakal menjadi pihak dominan karena sufah berhasrat menguasai jalannya pertandingan. Semua hal sudah dipersiapkan, mulai antisipasi tekanan lawan hingga efisiensi pemanfaatan peluang. Persiba sendiri tampaknya tak mau menjadi pihak yang terlampau inferior di Kanjuruhan. Walau untuk mendapatkan kemenangan mungkin terlihat sangat sulit, namun Persiba menganggap setidaknya mendapat satu angka masih menjadi impian logis. Pelatih Persiba Jaino Matos berupaya memompa konfidensi pemainnya dengan mengatakan Kanjuruhan tidak akan menakutkan. Syaratnya, Beruang Madu harus bermain sebaik mungkin dan melepas semua tekanan saat pertandingan nanti. "Saya rasa bermain di mana saja sama. Tergantung bagaimana motivasi tim dan permainan di lapangan nanti. Saya sangat percaya bahwa mendapatkan angka di Malang bukan sebuah pekerjaan mustahil. Kami akan bekerja dengan daya juang terbaik," sebut Jaino. Dia juga tak menyebut siapa pemain paling berbahaya di Arema, karena menurutnya tuan rumah memiliki kualitas yang merata. "Kami harus bekerja sebagai sebuah tim, karena Arema juga akan bermain dengan 11 pemain," tukasnya.
  3. SUNDERLAND – Keberhasilan menahan imbang Stoke City membuat asa Sunderland untuk lepas dari zona degradasi tetap terjaga. Sam Allardyce, pelatih Sunderland, memuji kontribusi gol yang dicetak oleh striker gaek, Jermain Defoe. The Black Cats –julukan Sunderland– pada laga itu tertinggal lebih dulu dari gol Marko Arnautovic pada menit 50 yang memanfaatkan umpan Peter Crouch. Memasuki menit akhir, Sunderland akhirnya bersorak setelah Defoe mencetak gol pada injury time. Hasil imbang tersebut membuat Sunderland masih berada di posisi ke-18 klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Tim yang bermarkas di Stadium of Light tersebut hanya berbeda satu poin dari Newcastle United yang berada satu strip di atasnya. “Akan menjadi apa jika kami tanpa Jermain Defoe? Mungkin kami akan terdegradasi,” ujar Allardyce seperti dikutip dari Soccerway, Minggu (1/5/2016). “Pada pemain lain tidak cukup banyak mencetak gol, Jermain membuat kami kini selangkah lebih jauh dari masalah. saya sangat puas mendapatkan satu poin,” tutup Allardyce.
  4. Masalah di lini depan Fiorentina bertambah dengan cedera yang dialami Mario Gomez. Gomez mendapatkan cedera paha dan diperkirakan akan menepi selama tiga pekan. Fiorentina sebelumnya telah kehilangan Giuseppe Rossi. Lutut Rossi kembali bermasalah beberapa waktu lalu dan dia harus absen selama beberapa bulan. Gomez kini menyusul Rossi masuk ke ruang perawatan. Penyerang asal Jerman itu merasakan sakit di paha kanannya pada menit-menit akhir laga melawan Atalanta, akhir pekan lalu. Tim medis Fiorentina yang merawat Gomez menyatakan bahwa kondisi si pemain akan diperiksa lagi dalam waktu sepuluh hari. Mereka juga memprediksi Gomez akan butuh waktu tiga pekan untuk kembali pulih. Dengan demikian, Gomez mungkin akan melewatkan enam atau tujuh pertandingan Fiorentina di Serie A dan Liga Europa. Eks striker Bayern Munich itu mungkin juga tak bisa membela negaranya di dua laga kualifikasi Piala Eropa 2016 pada bulan depan.
  5. Cesc F abregas sudah membuat rekan-rekan setimnya di Chelsea, termasuk John Terry, terkesan meski dia belum lama bergabung. Terry pun tak sungkan memberikan pujian setinggi langit kepada Fabregas. Fabregas bergabung dengan Chelsea pada musim panas ini. Setelah tiga tahun membela Barcelona, gelandang internasional Spanyol itu kembali ke Premier League. Fabregas tak butuh waktu lama untuk mencuri hati suporter Chelsea. Dia langsung nyetel dengan permainan tim barunya. Hadirnya mantan pemain Arsenal itu juga membuat lini tengah The Blues lebih hidup. Pada lima pertandingan awal Premier League, Fabregas telah membukukan enam assist, tiga di antaranya untuk mesin gol baru Chelsea, Diego Costa. Dia juga mencetak gol ketika timnya bermain imbang 1-1 dengan Schalke di Liga Champions. "Tentu saja Cesc adalah seorang pemain kelas dunia. Bisa memiliki seseorang yang begitu berpengaruh dari timnas Spanyol, bersama dengan Diego Costa, sangat bagus untuk tim," ujar Terry kepada majalah Sport yang dikutip Mirror. "Anda bisa melihat kualitas Cesc di atas lapangan. Dia bisa memberi umpan-umpan yang tak bisa diberikan oleh orang lain. Dia mempertahankan bola dengan sangat baik, dan dia membantu kami mengontrol permainan," tambah kapten Chelsea ini. ''Ketika kami membangun serangan dari lini belakang, dia bisa membantu kami menjaga bola. Dia diasosiasikan dengan tiki-taka, tapi di Chelsea kami selalu ingin main seperti itu; mengalirkan bola, mengontrol permainan, dan memberi kami lebih banyak pilihan di depan," lanjutnya. Pada musim-musim sebelumnya, Terry selalu menjadi lawan Fabregas di atas lapangan, baik ketika Fabregas masih di Arsenal maupun di Barca. Dia bersyukur sekarang Fabregas satu tim dengannya di Chelsea. "Tentu saja kami selalu bersaing ketika kami berhadapan, dan kami sedikit tertawa soal itu. Tapi, itulah sepakbola -- tentang rivalitas," kata Terry. "Tapi, sekarang dia adalah salah satu dari kami, bagian dari keluarga Chelsea, dan dia main bagus. Dalam waktu yang singkat, dia membuat kesan yang luar biasa," tuturnya. ''Dia punya kontrak yang panjang dan kami semua berharap dia bisa mendatangkan kesuksesan ke Chelsea pada tahun-tahun mendatang," ujar Terry.
×